Spesifikasi Senjata Api Kapolsek Menteng dalam Baku Tembak dengan Teroris Sarinah yang Menarik Perhatian

Situasi Baku Tembak dalam Tragedi Sarinah
(Sumber: Screenshot Tekno Liputan6)

Ada yang menarik untuk diungkap dalam serangan bom dan baku tembak yang terjadi di Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016 silam, yaitu menganai senjata api yang digunakan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dedy Tabrani, Kapolsek Metro Menteng, Jakarta.

Menurut ketarangan bahwa Dedy Tabrani berhasil melumpuhkan salah seorang teroris melalui baku tembak yang sangat sengit menggunakan senjata api khusus.

Sebagaimana berita yang dikabarkan oleh, Tekno Liputan6, (16/01/2016), bahwa senjata api yang digunakan Dedy untuk melumpuhkan pelaku juga memiliki kisah tersendiri. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, Dedy diketahui menggunakan senjata api jenis revolver, senpi yang juga dipakai oleh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada umumnya.

Ilustrasi Senjata Api dan Peluru
(Sumber: Screenshot Tekno Liputan6)
Secara spesifikasi bahwa senjata api (senpi) revolver adalah sebuah senjata api yang memiliki sejarah panjang. Berbeda dari pistol biasanya, revolver ini tidak memiliki magasin sebagai tempat menyimpan peluru. Lalu di mana peluru diletakkan? Peluru untuk pada sennpi revolver diletakkan dalam sebuah revolving chamber (ruang bergulir).

Sebuah revolver biasanya berisi peluru yang disesuaikan dengan ukuran pelurunya. Misalnya pada revolver berkaliber 44 biasanya berisi 5 sampai 7 peluru dan revolver berkaliber 22 berisi 8 sampai 10 peluru.

Terdapat 2 tipe senpi revolver yaitu single action revolver dan double action revolver. Single action revolver memiliki 'palu'. 'Palu' ini yang nantinya berguna untuk memukul peluru sehingga meledak dan mendorong peluru keluar.

Untuk kinerja 'palu' ini sendiri harus ditarik lebih dahulu ke arah belakang sebelum menembak. Sementara untuk silinder penyimpanan peluru juga harus diputar secara manual.

Double action revolver adalah revoler dengan 'palu' yang secara otomatis bergerak bersamaan dengan ditekannya pelatuk. Bagian silinder penyimpan peluru akan bergerak secara otomatis ke peluru selanjutnya setelah peluru keluar.
Previous
Next Post »
0 Komentar